Inilah Lima Jurus yang Harus Anda Lakukan Agar Juara ARA

Diantara sekian banyak pertanyaan yang sering diajukan kepada saya dalam berbagai kesempatan memberikan konsultansi, pendampingan, maupun pelatihan penyusunan Annual Report berstandar Annual Report Award (ARA) adalah:”Bagaimana strategi menjadi juara ARA?”.

Pertanyaan tersebut wajar mengingat animo perusahaan dari tahun ke tahun meningkat  dalam ajang ARA.

Berbicara strategi, saya yakin semua praktisi di bidang penyusunan annual report akan memiliki jurus dan kiat tersendiri. Berikut ini adalah lima hal fundamental bagi siapapun yang ingin agar perusahaan mereka berhasil menjadi juara.

Pertama, setiap perusahaan dengan seluruh tim dan jajaran yang terlibat dalam penyusunan AR haruslah bermental juara.
Continue reading

Advertisements

Biarpun Sudah Juara ARA, Berlatih itu Penting

Karena merasa sudah pinter dan Juara Annual Report Award (ARA) sehingga tidak butuh latihan lagi, ini penyakit berbahaya. Maka, berlatih itu tidak boleh berhenti walau sudah juara.

Inilah falsafah yang tertanam dalam manajamen PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Dalam ajang Annual Report Award (ARA), perusahaan ini tidak asing lagi. Juara hampir tiap tahun. Bahkan, pernah juara umum pada 2012.

Toh, mereka tetap merasa penting untuk meng-install ulang perkembangan baru. Tidak kurang dari 35 orang yang terlibat dalam penyusunan AR perusahaan ini, antusias mengikuti pelatihan di Hotel Harper Yogyakakarta, 16 November 2017.

Banyak strategi dibahas secara interaktif penuh antusia dalam sesi ini. Berkaca dari pengalaman ini, huga banyak perusahaan lain, maka platihan itu tetap penting. Ada dua alasan mendasar mengapa latihan itu tetap penting.

Continue reading

Jadi Juara ARA itu Mudah Asal Tahu Caranya

brosur-highSeminar saya tanggal 12 Oktober 2016 bertajuk How to Develop an Excellent Annual Report and How to Win ARA mendapat perhatian perusahaan dari beragam industri. Banyak pertanyaan yang muncul. Sementara waktu seminar yang terbatas hanya dua jam, tidak memadai untuk penjelasan lebih mendalam.

Hal penting yang saya sampaikan dalam seminar tersebut adalah “menjadi pemenang atau juara ARA itu mudah asalkan tahu caranya”.

Diantara buktinya ini adalah sebuah perusahaan dalam katagori Private Non Keuangan Non Listed yang semula tidak pernah diperhitungkan, masuk juara 2 pada ARA 2015.

Pada tahun sebelumnya, selain saya membantu sebuah bank BPD mempertahankan Juara I untuk keempat kalinya, saya juga membantu sebuah perusahaan Telekomunikasi raksasa yang semula terlempar di rangking 5, bisa kembali naik podium di 3 besar. Continue reading

Juara ARA 2015 Siapa Saja Mereka


Tulisan ini saya buat di saat detik-detik menunggu pengumuman anugerah Juara Annual Report Award 2015 atau Juara ARA 2015. Diselenggarakan di Gedung Kementerian Keuangan RI, di Jakarta.

Semua yang hadir di gedung ini masih memendam teka-teki, siapa saja yang bakal masuk jajaran juara nanti. Dari 11 katagori, akan terdapat 33 perusahaan yang bakal juara.

Siapa saja mereka? Kita tunggu saja. Semoga Perusahaan Anda termasuk diantara 33 pemenang itu.

 

 

Menanti Kejutan Juara Baru ARA 2015

undangan-araHari ini seluruh perusahaan peserta ajang Annual Report Award (ARA) sedang menunggu kabar. Semua tentu berharap perusahaannya masuk juara. Bila tidak juara pertama, setidaknya masuk tiga besar sesuai katagori masing-masing.

Kesemua perusahaan tersebut telah melalui tahap interview dengan juri ARA beberapa waktu lalu. Beberapa hari lalu mereka sudah mendapat undangan hadir pada gala diner anugerah ARA pada 27 September 2016  di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jl Dr. Wahidin Raya No. 1, Jakarta Pusat.
Continue reading

Menulis Annual Report itu Seperti Bikin Roti Bolu

AR PLN Batam 2011 boleh dibilang debut pertama perusahaan itu masuk ajang ARA dan sukses

AR PLN Batam 2011 adalah langkah awal  perusahaan itu masuk ajang ARA dan sukses

Jelang sore ini, istri saya  baru saja kirim roti bolu buat kudapan anak-anak kantor. Sepertinya kok menggoda.

Cuaca di luar masih mendung saja sejak hujan tadi malam dan berlanjut pagi. Meskipun saya menyebut cuaca hujan, itu tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Pekerjaan ya tetaplah pekerjaan. Hujan tak boleh disalahkan.

Bahkan mereka sudah dua malam begadang sejak Rabu. Sore ini, ada tenggat buku annual report yang harus diserahkan ke klien.

Melihat bolu warna kecoklatan itu, saya jadi tak tahan menyentuhnya. Setelah saya ngider ke sana ke mari ke anak-anak kantor, mereka tetap saja tak bergeming di depan komputer mereka.

Bahkan, sejam lalu stas saya Oka sambil bercanda  bilang:”Pak… jangan lihat di komputer Aan… nanti bisa dibacok loh. Pake lap top saya aja!”

Memang, semua sedang genting dengan kerjaan masing-masing. Dan itu bikin suasana sensitif.

Soal roti bolu i

Selamat Datang Hari-hari Begadang

Bagi perusahaan go public (emiten) yang tercatat di pasar modal maupun perusahaan-perusahaan non emiten yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti perbankan, asuransi, serta lembaga keuangan non bank, hari-hari ini sudah mulai sibuk. Selain itu juga perusahaan-perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta anak perusahaan mereka juga sibuk. Mereka sibuk menyiapkan Laporan Tahunan atau Annual Report (AR) tahun buku 2015.

Keseluruhan perusahaan tersebut, jika ditotal jumlahnya sangat banyak. Sekitar 1.200 perusahaan. Saya katakan banyak karena jumlah perusahaan atau konsultan pembuatan annual report ataupun penulis annual report, belum sebanding dengan permintaan.

Continue reading