Jadi Juara ARA itu Mudah Asal Tahu Caranya

brosur-highSeminar saya tanggal 12 Oktober 2016 bertajuk How to Develop an Excellent Annual Report and How to Win ARA mendapat perhatian perusahaan dari beragam industri. Banyak pertanyaan yang muncul. Sementara waktu seminar yang terbatas hanya dua jam, tidak memadai untuk penjelasan lebih mendalam.

Hal penting yang saya sampaikan dalam seminar tersebut adalah “menjadi pemenang atau juara ARA itu mudah asalkan tahu caranya”.

Diantara buktinya ini adalah sebuah perusahaan dalam katagori Private Non Keuangan Non Listed yang semula tidak pernah diperhitungkan, masuk juara 2 pada ARA 2015.

Pada tahun sebelumnya, selain saya membantu sebuah bank BPD mempertahankan Juara I untuk keempat kalinya, saya juga membantu sebuah perusahaan Telekomunikasi raksasa yang semula terlempar di rangking 5, bisa kembali naik podium di 3 besar.

Para juara itu semuanya melakukan hal-hal serta jurus-jurus kunci yang saya berikan.

Nah, untuk mempelajari lebih mendalam mengenai hal ini, saya akan memberikan secara khusus dalam training saya selama dua hari di Hotel Ibis Bandung Pasteur, 17-18 November 2016. Training ini merupakan Angkatan ke X yang saya berikan setiap tahun.

Silakan daftar sekarang juga di link s.id/CRtrainingX atau hubungi 0813 3242 6680 (Aziz) & 0812 6978 4626 (Azizah)

 

 

Advertisements

Juara ARA 2015 Siapa Saja Mereka


Tulisan ini saya buat di saat detik-detik menunggu pengumuman anugerah Juara Annual Report Award 2015 atau Juara ARA 2015. Diselenggarakan di Gedung Kementerian Keuangan RI, di Jakarta.

Semua yang hadir di gedung ini masih memendam teka-teki, siapa saja yang bakal masuk jajaran juara nanti. Dari 11 katagori, akan terdapat 33 perusahaan yang bakal juara.

Siapa saja mereka? Kita tunggu saja. Semoga Perusahaan Anda termasuk diantara 33 pemenang itu.

 

 

Menanti Kejutan Juara Baru ARA 2015

undangan-araHari ini seluruh perusahaan peserta ajang Annual Report Award (ARA) sedang menunggu kabar. Semua tentu berharap perusahaannya masuk juara. Bila tidak juara pertama, setidaknya masuk tiga besar sesuai katagori masing-masing.

Kesemua perusahaan tersebut telah melalui tahap interview dengan juri ARA beberapa waktu lalu. Beberapa hari lalu mereka sudah mendapat undangan hadir pada gala diner anugerah ARA pada 27 September 2016  di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jl Dr. Wahidin Raya No. 1, Jakarta Pusat.
Continue reading

Menulis Annual Report itu Seperti Bikin Roti Bolu

AR PLN Batam 2011 boleh dibilang debut pertama perusahaan itu masuk ajang ARA dan sukses

AR PLN Batam 2011 adalah langkah awal  perusahaan itu masuk ajang ARA dan sukses

Jelang sore ini, istri saya  baru saja kirim roti bolu buat kudapan anak-anak kantor. Sepertinya kok menggoda.

Cuaca di luar masih mendung saja sejak hujan tadi malam dan berlanjut pagi. Meskipun saya menyebut cuaca hujan, itu tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Pekerjaan ya tetaplah pekerjaan. Hujan tak boleh disalahkan.

Bahkan mereka sudah dua malam begadang sejak Rabu. Sore ini, ada tenggat buku annual report yang harus diserahkan ke klien.

Melihat bolu warna kecoklatan itu, saya jadi tak tahan menyentuhnya. Setelah saya ngider ke sana ke mari ke anak-anak kantor, mereka tetap saja tak bergeming di depan komputer mereka.

Bahkan, sejam lalu stas saya Oka sambil bercanda  bilang:”Pak… jangan lihat di komputer Aan… nanti bisa dibacok loh. Pake lap top saya aja!”

Memang, semua sedang genting dengan kerjaan masing-masing. Dan itu bikin suasana sensitif.

Soal roti bolu itu, nggak tahu tiba-tiba saja datang tanpa dipesan. Saya jadi ingat kejadian kemarin pagi saat kedatangan klien ke kantor saya, Bostonprice Asia.

Inge namanya. Setelah ngobrol basa-basi ngalor ngidul, dia bertanya:

“Pak Anab…. kalau menulis company profile bisa nggak?”

Saya agak bingung bagaimana menjelaskannya.

“Bagaimana yaa..?” saya balk bertanya.

Lantas saya jelaskan demikian:

Begini… jika boleh saya ibaratkan menulis Annual Report itu seperti membuat roti bolu atau roti lapis Surabaya. Nah, kalau menulis company profile itu, hanya sebatas seperti membuat telur kocok dicampur tepung, garam, dan bawang merah saja.

“Ohh begitu yaaa…. “.

Inge pun jadi paham. Bila seorang bisa menulis annual report, pastilah ia bisa menulis company profile. Karena company profile merupakan bagian kecil saja dari isi annual report.

Di akhir pembicaraaan dia menunjukkan sebuah buku company profile sebuah perusahaan asuransi pelat merah terkemuka.

“Hla ini…. judulnya kok masih mirip sama yang sa buat ya?”

Inge terbelalak. Sebab, saya pernah dua tahun berturut-turut ditunjuk sebagai Penulis Annual Report perusahaan itu dan juara juara ARA berturut-turut, sekaligus juga penulis company profile perusahaan itu yang dibuat secara terpisah./*

Continue reading

Selamat Datang Hari-hari Begadang

Bagi perusahaan go public (emiten) yang tercatat di pasar modal maupun perusahaan-perusahaan non emiten yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti perbankan, asuransi, serta lembaga keuangan non bank, hari-hari ini sudah mulai sibuk. Selain itu juga perusahaan-perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta anak perusahaan mereka juga sibuk. Mereka sibuk menyiapkan Laporan Tahunan atau Annual Report (AR) tahun buku 2015.

Keseluruhan perusahaan tersebut, jika ditotal jumlahnya sangat banyak. Sekitar 1.200 perusahaan. Saya katakan banyak karena jumlah perusahaan atau konsultan pembuatan annual report ataupun penulis annual report, belum sebanding dengan permintaan.

Continue reading

Penulis Annual Report Bukan Sekadar Akrobat Kata-kata

Shering session penulis dengan seluruh tim penyusun AR sangat penting.

Sharing session penulis dengan seluruh tim penyusun AR sangatlah penting.

Sampai hari ini, sebutan copywriter yang disandangkan kepada seorang penulis Annual Report, masih sangat lekat. Baik di kalangan perusahaan penerbit Annual Report maupun kalangan agensi.

Penulis Annual Report bukanlah copywriter. Sebaliknya, seorang copywriter tidaklah otomatis bisa menulis Annual Report.

Ini pendapat pribadi saya.

Continue reading

Perlunya Standarisasi Annual Report Instansi Pemerintah

Pelatihan Penyusunan Annual Report di Kementerian Keuangan RI, 26-27 November 2015

Pelatihan Penyusunan Annual Report di Kementerian Keuangan RI, 26-27 November 2015

Beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan mengisi pelatihan penyusunan Annual Report untuk Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Ini merupakan kesempatan kedua setelah tahun sebelumnya diminta memberikan pelatihan sejenis untuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain menyampaikan hal-hal teknis tentang penyusunan Annual Report, dalam pelatihan tersebut mengemuka sebuah wacana mengenai  perlunya standarisasi penyusunan Laporan Tahunan instansi pemerintahan.

Gagasan ini sangat menarik, mengingat selama ini Annual Report masih sangat identik dengan kewajiban pelaporan untuk institusi bisnis. Continue reading