Agar Penulis Annual Report tidak Dihantui Asam Lambung Lagi

Itu adalah hari-hari genting. Terjadi di setiap bulan April. Bulan yang sudah menjadi semacam kutukan bagi para pekerja annual report. Utamanya adalah para penulis annual report. Juga para pekerja kretatif. Dan semua fungsi dalam organisasi agency maupun konsultan annual report.

Sebab, di akhir bulan April itu, perusahaan-perusahaan penerbit annual report yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus mengirimkan buku Laporan Tahunan mereka. Mereka adalah perusahaan go public. Juga perusahaan non listed dari sektor keuangan seperti perbankan, asuransi, dan lembaga keuangan non bank.

Tidak perlu lagi saya perjelas seperti apa kesibukan hari-hari itu. Yang pasti, jam-jam tidur mereka berkurang. Tak terhitung hari-hari begadang sudah dijalani. Siang malam, bekerja bagaikan mesin uap pembangkit listrik. Melayani permintaan perusahaan-perusahaan penerbit annual report itu.
“Sampai kapan harus terus begini?”

Itulah pertanyaan yang menghantui saya. Sudah bertahun-tahun. Tekanan-demi tekanan. Bahkan sempat ke UGD gara-gara tekanan itu. Ini bukan cerita lebay. Seorang kolega malah begitu seringnya. Bolak-bolik rumah sakit. Karena asam lambung naik. Di setiap musim annual report.

Begitu pula yang pernah saya rasakan. Empat tahun lalu. Saya mengalami serangan kram perut yang hebat. Tak terkira rasanya yang belum pernah saya alami sebelumnya.

Saya sempat mengira itu serangan jantung koroner. Sebab, lengan tangan saya mengencang seperti ada yang menari hebat. Leher juga ketarik menyamping.

Namun, di tengah kepanikan dan ketakutan detik-detik itu, saya masih mencoba berpikir.

“Kok yang tertarik lengan kanan?”

Sampai di UGD semua terjawab. Itu bukan serangan jantung. Tetapi asam lambung yang naik hebat.

Saya langsung diinjeksi obat penetral asam lambung. Bersykur tidak butuh waktu lama. Tidak harus menginap. Namun, efek serangan itu, berhari-hari rasanya. Berat badan pun berangsur drop.

Pengalaman adalah guru terbaik. Kejadian itu memaksa saya mencari jalan baru. Dunia annual report yang sudah saya gilai sejak 1994 itu tidak boleh berhenti. Namun, bagaimana saya bisa menyelesaikan semua pekerjaan itu tanpa kegentingan. Tanpa horor. Tanpa harus dikerjakan begadang berhari-hari.

Sistem kerja penyusunan annual report yang saya gadang itu pun ketemu. Sistem itu masih beta. Karena itu, haru saya ujicoba terus.

Puncak ujicobanya adalah: saya menjauh dari kantor selama hampir satu bulan.Justru di hari-hari genting pengerjaan annual report itu.

Saya bekerja dari lokasi mana saja. Tanpa harus interaksi fisik dengan tim di kantor. Sambil menikmati jalan-jalan. Ini terjadi di bulan Februari dan April 2018.

Pertama, saya lakukan di sepuluh hari terakhir bulan Februari. Saat saya saya melakukan perjalanan umroh ke Makkah dan Madinah bersama keluarga. Komplit berempat.

Berikutnya,  selama 12 hari. Antara 2-12 April. Saya lakukan perjalanan Eurotrip. Bersama istri. Mengunjungi spot-spot wisata di Eropa. Mulai Belgia, Belanda, Prancis, Austria, Nourenburg, Luxembourg, Hongaria, Cekoslwakia, hinga Berlin di Jerman.

Tentu, di semua perjalanan itu saya masih membawa lap top. Itu pun hanya sesekali. Interaksi pekerjaan dan monitoring lebih banyak dari smartphone. Demikian juga berbagai sesi diskusi dengan klien, bia dilakukan secara live talk. Teknologi telah menyediakan hal itu.

Saya akan akan rindu jalan-jalan lagi ke Madinah. Mengunjungi makam Nabi. Karena kemarin belum sempat, akibat kelelahan.

Juga mengunjungi taman bunga tulip tebesar di dunia yang ada di Belanda itu. Yang mekar di awal April itu. Juga  menyusuri sungai di kota Budapest. Menyusuri sungai di kota Berlin yang juga belum sempat saya lakukan tahún lalu.

Tentu saja, sambil tetap bisa menulis annual report. Tanpa harus dihantui asam lambung lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s